Batman (1989)

 



Batman adalah film pahlawan super tahun 1989 yang diadaptasi dari karakter DC Comics dengan nama yang sama, karya Bob Kane dan Bill Finger. Disutradarai oleh Tim Burton, film ini merupakan film pertama dari seri film Batman pertama Warner Bros. Film ini diproduseri oleh Jon Peters dan Peter Guber dan dibintangi oleh Jack Nicholson, Michael Keaton, Kim Basinger, Robert Wuhl, Pat Hingle, Billy Dee Williams, Michael Gough, dan Jack Palance. Film ini berlatar di awal perang melawan kejahatan yang dipimpin oleh karakter utama ( Keaton ) dan menggambarkan konfliknya dengan musuh bebuyutannya, Joker ( Nicholson ).


Setelah Burton diangkat sebagai sutradara pada tahun 1986, Steve Englehart dan Julie Hickson menulis skenario film sebelum Sam Hamm menulis skenario pertamanya. Batman baru mendapatkan lampu hijau setelah kesuksesan Beetlejuice ( 1988) karya Burton. Nada dan tema film ini sebagian dipengaruhi oleh The Killing Joke karya Alan Moore dan Brian Bolland serta The Dark Knight Returns karya Frank Miller. Film ini terutama mengadaptasi dan kemudian menyimpang dari kisah asal-usul Joker dalam "Red Hood", di mana Batman secara tidak sengaja menyebabkan gangster Jack Napier jatuh kedalam asam Axis Chemical, yang memicu transformasinya menjadi Joker yang psikotik. Selain itu, salah satu kreator Batman, Bob Kane, bekerja sebagai konsultan untuk film ini.


Banyak pemeran utama pria yang dipertimbangkan untuk peran Batman sebelum Keaton terpilih. Pemilihan pemeran Keaton kontroversial karena, pada tahun 1988, ia telah menjadi tipikal aktor komedi dan banyak pengamat meragukan ia dapat memerankan peran serius. Nicholson menerima peran Joker dengan syarat ketat yang menentukan tagihan teratas, sebagian dari pendapatan film ( termasuk barang dagangan terkait ), dan jadwal syutingnya sendiri. Syuting berlangsung di Pinewood Studios dari Oktober 1988 hingga Januari 1989. Anggaran meningkat dari $30 juta menjadi $48 juta, sementara pemogokan Writers Guild of America tahun 1988 memaksa Hamm untuk keluar. Warren Skaaren melakukan penulisan ulang, dengan draf tambahan yang tidak disebutkan kreditnya dilakukan oleh Charles McKeown dan Jonathan Gems.

Batman meraih kesuksesan baik secara kritis maupun finansial, dengan total pendapatan box office lebih dari $400 juta. Kritikus dan penonton khususnya memuji penampilan Nicholson dan Keaton, arahan Burton, desain produksi, dan musik latar Elfman. Film ini menjadi film terlaris keenam dalam sejarah pada saat perilisannya. Film ini menerima beberapa nominasi Saturn Award dan nominasi Golden Globe untuk penampilan Nicholson, serta memenangkan Academy Award untuk Penyutradaraan Seni Terbaik.


Film ini diikuti oleh tiga sekuel  Batman Returns ( 1992 ), dengan Burton dan Keaton kembali  Batman Forever ( 1995 ), yang menampilkan Val Kilmer sebagai pemeran utamadan Batman & Robin ( 1997 ), yang menampilkan George Clooney sebagai pemeran utama. Keaton akhirnya kembali memerankan Batman dalam film DC Extended Universe, The Flash ( 2023 ). Film ini juga mendorong perkembangan Batman The Animated Series ( 1992–1995 ), yang kemudian menjadi cikal bakal DC Animated Universe untuk media sempalan, dan telah memengaruhi teknik pemasaran dan pengembangan film superhero Hollywood modern.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Zayn Malik

Nadhif basalamah

VLOG 1 (CERITA MUDIK 2025)